Cara Menghitung Biaya Penerapan Open-Source API Gateway di AWS?
March 11, 2024
Memilih Antara Open-Source API Gateway dan Amazon API Gateway
Ketika pengembang dihadapkan pada keputusan apakah akan menggunakan layanan yang sepenuhnya dikelola seperti Amazon API Gateway atau solusi API gateway open-source, beberapa faktor penting perlu dipertimbangkan. Artikel ini membahas pertimbangan-pertimbangan tersebut untuk membantu para profesional teknik dalam membuat keputusan yang tepat.
-
Lingkungan Multi-Cloud dan Hybrid: Amazon API Gateway unggul dalam integrasi dengan layanan AWS lainnya seperti Lambda, tetapi sangat terikat dengan ekosistem AWS. Sebaliknya, gateway open-source menawarkan fleksibilitas yang lebih besar, memungkinkan penyebaran di GCP, Azure, cloud pribadi, atau lingkungan hybrid dari lingkungan-lingkungan tersebut.
-
Kebutuhan Kustomisasi yang Luas: Untuk proyek yang memerlukan fungsionalitas API yang sangat disesuaikan di luar cakupan Amazon API Gateway, solusi open-source memberikan kontrol yang lebih besar dan kemampuan untuk menyesuaikan gateway sesuai dengan kebutuhan spesifik.
-
Volume Permintaan API yang Tinggi dan Biaya: Seiring dengan pertumbuhan lalu lintas API, biaya Amazon API Gateway bisa menjadi signifikan. Sebaliknya, gateway open-source bisa menjadi pilihan yang lebih hemat biaya, terutama untuk skenario lalu lintas tinggi.
-
Mengoptimalkan Performa dan Latensi: Opsi open-source memberikan kontrol yang lebih besar atas performa dan latensi. Insinyur dapat langsung melakukan benchmark dan memilih gateway open-source yang dioptimalkan (misalnya, Apache APISIX, Kong, Envoy, Tyk) yang sesuai dengan aplikasi mereka.
Sementara Amazon API Gateway menawarkan solusi yang nyaman dan terintegrasi dengan baik dalam ekosistem AWS, alternatif open-source memberikan fleksibilitas, kustomisasi, dan biaya yang lebih rendah, terutama cocok untuk kasus penggunaan yang kompleks atau lalu lintas tinggi.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Menghitung Biaya
API gateway memainkan peran penting dalam mengelola lalu lintas antara aplikasi klien dan layanan backend, berfungsi sebagai middleware dengan dua komponen utama: data plane dan control plane.
Data Plane: Skalabilitas dengan Lalu Lintas
Data plane, yang bertanggung jawab untuk menangani permintaan API yang masuk, melakukan tugas seperti routing, autentikasi, dan transformasi data yang penting untuk memastikan operasi sistem yang lancar. Seiring dengan peningkatan volume panggilan API, data plane membutuhkan lebih banyak sumber daya komputasi untuk mempertahankan performa optimal. Oleh karena itu, memperkirakan volume panggilan API secara akurat sangat penting untuk menentukan jumlah instance data plane yang diperlukan untuk memastikan sistem dapat menangani permintaan dengan efektif dan menjaga ketersediaan tinggi.
Control Plane: Perencanaan untuk Ketersediaan Tinggi
Control plane berfungsi sebagai pusat kendali API gateway, mengelola konfigurasi dan kebijakan, serta mengarahkan bagaimana data plane memproses permintaan. Tidak seperti data plane, kebutuhan sumber daya control plane tidak secara langsung terkait dengan volume panggilan API. Namun, memastikan ketersediaan tinggi dari control plane sangat penting. Oleh karena itu, pengguna perlu merencanakan alokasi sumber daya control plane berdasarkan tingkat redundansi yang diinginkan dan persyaratan uptime.
Biaya Pemantauan dan Pencatatan
-
Amazon API Gateway: Terintegrasi dengan AWS CloudWatch, menyediakan fungsi pemantauan dan pencatatan yang menimbulkan biaya tambahan. Saat mempertimbangkan biaya keseluruhan Amazon API Gateway, mengevaluasi kebutuhan pemantauan dan pencatatan sangat penting.
-
Open-Source API Gateway: Solusi pemantauan dan pencatatan biasanya perlu dipertimbangkan secara terpisah. Opsi hemat biaya seperti Prometheus dan Grafana dapat dipertimbangkan, atau pengguna dapat memilih layanan manajemen log yang dikelola oleh penyedia cloud.
Contoh Perkiraan Biaya: Menghitung Biaya untuk Menangani 10 Miliar Permintaan API
Menggunakan Amazon API Gateway
Mari kita perkirakan biaya bulanan untuk menangani 10 miliar permintaan API dengan Amazon API Gateway. Harap dicatat bahwa berikut adalah perkiraan, dan biaya aktual dapat bervariasi berdasarkan konfigurasi dan pola penggunaan spesifik.
Asumsi:
- Jumlah permintaan API per bulan: 10 miliar
- Ukuran rata-rata payload permintaan/respons: 1 KB (1.024 byte)

Dalam skenario di atas, biaya bulanan adalah $9.030.
Menggunakan Open Source API Gateway Apache APISIX
Dengan asumsi 20 hari per bulan, dengan waktu operasional 12 jam per hari, mari kita hitung jumlah permintaan yang perlu ditangani oleh API gateway untuk 10 miliar panggilan API ini.
10000000000 / 20.0 / 12 / 3600 = 11574.074074074073
Perhitungan menunjukkan bahwa sekitar 11.000 permintaan API perlu diproses per detik. Kita dapat menggunakan dua data plane, masing-masing dikonfigurasi dengan 4 vCPU.
11574.074074074073 / 4 / 2 = 1446.7592592592591
Dalam skenario ini, setiap CPU memproses sekitar 1400 permintaan API per detik, yang merupakan tugas yang mudah bagi API gateway seperti Apache APISIX yang dapat menangani puluhan ribu permintaan per detik.
Selain itu, sumber daya komputasi yang sama dialokasikan untuk control plane.

Biaya bulanan adalah $195.06.
Dengan membandingkan biaya menangani 10 miliar permintaan antara Amazon API Gateway dan API gateway open-source, rasionya adalah 9030 / 195.06 = 46.29344816979391, menunjukkan bahwa biaya sumber daya cloud Amazon API Gateway sekitar 46 kali lebih tinggi daripada API gateway open-source.
Namun, menggunakan API gateway open-source tidak menghilangkan biaya perangkat lunak. Insinyur juga perlu mempertimbangkan biaya upgrade, pemeliharaan, serta pembelian dukungan teknis dan produk komersial.
Kesimpulan
Dengan membandingkan Amazon API Gateway dan API gateway open-source Apache APISIX melalui contoh praktis, kami menemukan bahwa API gateway open-source dapat secara signifikan mengurangi biaya perangkat lunak perusahaan. Meskipun Amazon API Gateway menawarkan solusi yang nyaman dan terintegrasi dengan baik dalam ekosistem AWS, alternatif open-source unggul dalam fleksibilitas, kustomisasi, dan hemat biaya, terutama cocok untuk skenario penggunaan yang kompleks atau lalu lintas tinggi.